Kapal raksasa yang dibangun beliau sangat terkenal di seluruh dunia. Hingga sekarang, para ahli masih mencari bekas-bekas kapal tersebut. Ia mampu menampung jumlah orang beriman yang menjadi pengikut beliau. Bahkan jumlah berbagai hewan yang berpasangan saat itu. Nah, kalian sudah tidak asing, kan, dengan kisah beliau? Ya, benar, Nabi Nuh. Beliau sangat sabar karena berdakwah selama kurang leb…
Dengan tangannya, orang yang mati menjadi hidup. Melalui tangannya, orang yang buta bisa jadi melihat. Orang yang terkena penyakit lepra bisa sembuh. Beliau adalah orang yang diberkahi di mana saja beliau berada. Tahukah kalian siapa dia? Ya, beliau adalah Nabi Isa. Jangan sampai menjadi anak muslim yang kudet karena tidak mengenal siapa beliau, ya.
Beliau di gelari Bapak para Nabi. Semua pemeluk agama sanawi mengakui keteladanan beliau dan mengakui sebagai pengikut beliau. Bersama putranya, beliau membangun Baitullah yang terkenal, ka'bah. Nah, mungin kalian sudah bisa menebak, siapa beliau. Benar, Beliau adalah Nabi Ibrahim. Yuk kita pelajari dan teladani kebaikan-kebaikan beliau.
Beliau adalah penutup para nabi dan rasul, yang diutus kepada seluruh manusia. Beliau juga merupakan rahmat untuk seluruh alam. Siapakah yang tidak mengenal beliau? Al-Qur'an merupakan mukjizat beliau yang terbesar. Ia tidak akan usang ditelan zaman. Mari kita kenali beliau lebih mendalam. Jangan lupa untuk mengamalkan kebaikan-kebaikan yang kita dapatkan dalam kisah beliau, ya!
Siapa yang tak kenal Nabi Nuh? Sang pembuat bahtera yang mendapatkan ejekan dari orang-orang di sekitar, karena membuat kapal kayu raksasa di atas bukit dan di wilayah yang sangat kering. Ternyata apa yang dijanjikan Allah Swt benar adanya, sebuah bajir besar melanda negeri itu dan menenggelamkan seluruh negerinya, kecuali Nabi Nuh dan para pengikutnya yang beriman beserta segala jenis hewan ya…
Nabi Ibrahim dengan gagah menghancurkan berhala-berhala yang disembah oleh kaumnya yang sesat. Raja Namrudz pun menjadi marah dan memerintahkan Nabi Ibrahim dihukum dengan cara dibakar di atas tumpukan kayu. Namun Allah Swt menolak Nabi Ibrahim, sehingga ia selamat dari kobaran api tanpa merasa panas sedikit pun. Bagaimana kisah Nabi Ibrahim selanjutnya di buku ini!